A. INTERNET GATEWAY DAN PERMASALAHANNYA
1. Memahami Internet Gateway
Dalam dunia teknik komputer dan jaringan, terdapat istilah gateway atau umumnya dikenal dengan sebutan gerbang jaringan. Hal tersebut adalah perangkat yang dapat memudahkan pengguna komputer dan internet. Makna dari gerbang jaringan ini adalah pintu gerbang jaringan yang dapat menghubungkan satu jaringan dengan Jaringan lainnya. Tanpa gateway, setiap orang tidak dapat mengakses internet, berkomunikasi, dan mengirim data melalui internet. Gateway ini umumnya berupa node jaringan yang membentuk jalur koneksi antara dua atau lebih jaring. Jaring tersebut beroperasi dengan transmisi yang berbeda. Jadi, gateway ini menjadi fasilitator dalam menghubungkan antarkedua perangkat yang berbeda tersebut.
a. Fungsi Internet Gateway
Internet gateway memiliki beberapa fungsi yang diuraikan sebagai berikut
1) Digunakan sebagai protocol converting
Protocol converting (konversi protokol) ini umumnya berkaitan dengan proses menerjemahkan protokol perangkat pengirim ke protokol berbeda dari perangkat lain sehingga kompatibilitas dan komunikasi dapat dibuat. Jadi, untuk menghubungkan beberapa jaringan dengan protokol yang berbeda, setiap orang membutuhkan internet gateway.
2) Dapat mengakses informasi dengan mudah
Setelah melakukan konversi protokol dan menyelaraskan yang berbeda tersebut, gateway bertugas membuka dan mengakses informasi dalam internet. Apabila gateway tidak tersedia, seseorang akan kesulitan dalam mengakses dan membuka informasi di internet, Gateway memudahkan pertukaran data dan informasi secara online. Hal ini karena kedua perangkat yang berbeda tersebut saling terhubung dan siap bertukar data atau informasi.
3) Menjadi pengaman dan mempermudah pengaturan data
Penggunaan gateway sangat penting untuk memastikan proses bisnis yang lancar. Pada perusahaan bisnis, sudah umum apabila menggunakan banyak komputer. Oleh karena itu, diperlukan gateway untuk mengatur data. Gateway ini umumnya untuk menghubungkan komputer sehingga setiap departemen dapat berbagi info dan data khusus untuk orang-orang yang berkepentingan.
4) Menstabilkan dan meningkatkan kinerja komputasi
Untuk meningkatkan performa dan stabilitas komputasi sebuah perusahaan serta organisasi, umumnya dapat menggunakan gateway. Tugas gateway ini adalah memberikan dan membagi tugas komputasi berlebih pada suatu perangkat ke komputer lain yang terdapat pada sistem jaringan tersebut. Selain itu, gateway dapat membuat setiap komputer yang telah dibagi-bagi tersebut menjadi stabil dan performanya meningkat.
b. Cara kerja internet gateway
Secara umum, gateway bekerja seperti pintu atau gerbang dalam satu jaringan internet yang ingin terkoneksi dengan jaringan lain. Pada setiap gerbang memiliki dua macam interface jaringan. Ketika mengakses internet, sebuah alamat website dapat ditempuh melalui gateway yang telah memberikan arah atau rute untuk sebuah paket data agar sampai ke tempat tujuan yang diinginkan.
c. Perbedaan internet gateway dan router
Dengan perkembangan teknologi utamanya pada jaringan yang dikenal dengan internet, gateway umumnya disamakan dengan router. Namun, kedua perangkat tersebut sebenarnya berbeda. Jadi, gateway merupakan perangkat yang mengoneksikan jaringan satu dengan yang lain dalam protokol yang berbeda. Sementara itu, router yaitu hardware yang berfungsi menghubungkan antarjaringan.
d. Tipe-tipe internet gateway
1) Network gateway
Tipe ini sangat umum karena menyediakan tampilan atau interface antara dua jaringan berbeda yang beroperasi menggunakan protokol berbeda. Pada network gateway, gateway disebutkan tanpa menentukan tipenya. Salah satu network gateway ini adalah gateway Network Address Translation (NAT). Gateway NAT dapat digunakan instans di subnet privat dapat terhubung ke layanan di luar VPC, tetapi layanan eksternal tidak dapat memulai koneksi dengan instans-instans tersebut.
Ketika akan menggunakan gateway NAT, seseorang harus memilih publik dan privat. Gateway NAT menggantikan alamat IP sumber dari instans dengan alamat IP gateway NAT. Untuk gateway NAT publik ini, alamat IP adalah elastis gateway NAT. Untuk gateway NAT privat, alamat IP adalah privat gateway NAT.
Berikut dipaparkan cara membuat gateway NAT
a) Buka konsol Amazon VPC di https://console.aws.amazon.com/vpc/.
b) Di panel navigasi, pilih Gateway NAT.
c) Pilih buat Gateway NAT
Setelah pilih gateway NAT, lakukan beberapa hal berikut.
1) Tentukan nama untuk gateway NAT. Langkah ini dilakukan ketika akan membuat tag yang kuncinya adalah Name dan nilainya adalah nama yang ditentukan. Namun, langkah ini opsional dapat dilakukan maupun tidak.
(2) Pilih subnet untuk menciptakan gateway NAT.
(3) Untuk jenis konektivitas, pilih Privat untuk membuat gateway NAT privat atau publik (default) untuk membuat gateway NAT publik.
(4) Apabila menggunakan gateway NAT Publik, gunakan ID alokasi IP Elastis. Pilih alamat IP Elastis untuk dikaitkan dengan gateway NAT.
(5) Untuk setiap tag, pilih Tambahkan tag baru dan masukkan nama serta nilai kunci. Hal ini juga opsional, dapat diterapkan atau tidak.
(6) Selanjutnya, pilih Buat Gateway NAT.
d) Status awal gateway NAT adalah Pending. Setelah perubahan status Available, gateway NAT siap digunakan. Pastikan untuk memperbarui tabel rute sesuai kebutuhan.
e) Apabila status gateway NAT berubah menjadi Failed, terdapat kesalahan selama pembuatan.
merupakan node jaringan atau server yang menjadi penerjemah dari permintaan penyimpanan dengan panggilan API layanan penyimpanan cloud yang berbeda. Hal ini seperti Simple Object Access Protocol (SOAP) dan Representational State Transfer (RST). Dengan cloud storage gateway, integrasi penyimpanan cloud pribadi ke dalam aplikasi dapat terfasilitasi tanpa memerlukan transfer aplikasi kepada public cloud. Jadi, komunikasi data dapat disederhanakan.
5) Bidirectional gateway
Bidirectional gateway dapat memungkinkan data mengalir ke dua arah. Bidirectional gateway juga dapat menjadi sebuah alat sinkronisasi.
6) Unidirectional gateway
Dalam unidirectional gateway, data yang mengalir hanya satu arah. Unidirectional gateway ini digunakan sebagai sebuah alat untuk pengarsipan.
2. Permasalahan Internet Gateway
a. Tidak terkoneksi dengan komputer lain dalam satu jaringan
Hal ini berkaitan dengan tes koneksi ke komputer lain yang masih dalam satu jaringan (network), tetapi tidak dapat. Permasalahan ini tentunya memiliki penyebab yang harus dilakukan penanganan. Berikut diuraikan mengenai penyebab dan langkah pemeriksaannya dalam mengatasi masalah internet gateway.
1) Kerusakan pada kabelKomputer tidak terkoneksi disebabkan oleh kerusakan kabel.Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah melakukan pemeriksaan pada kabel yang sedang dipakai.
2) Kerusakan atau kesalahan pada perangkat jaringan
Hal ini dapat diatasi dengan mengecek perangkat jaringan, seperti switch,hub, access point terdapat kerusakan atau tidak. Apabila ditemukan kerusakan, tentunya harus diperbaiki lebih dahulu.
3) Kesalahan dalam konfigurasi IP
Hal ini dapat diminimalkan dengan selalu mengecek IP lebih dahulu sudah benar atau belum. Apabila belum tepat, usahakan untuk membenarkan IP konfigurasi lebih dahulu.
b. Tidak dapat terkoneksi ke luar
Pada umumnya, permasalahan ini dialami apabila mengakses internet. Penyebab permasalahan internet gateway berupa tidak dapat terkoneksi ke luar ini dijabarkan sebagai berikut.
1) Kesalahan konfigurasi IP
Permasalahan ini dapat diatasi dengan mengecek dahulu IP gateway. IP sudah benar dengan yang telah ditetapkan oleh admin jaringan atau belum. Apabila belum benar, disesuaikan lebih dahulu sesuai ketetapan admin jaringan yang bertanggung jawab mengatur hal tersebut.
2) Kesalahan dalam modem Hal ini dapat diminimalkan dengan mengecek modem. Apabila koneksi internet modem bermasalah, harus dilakukan perbaikan lebih dahulu.
3) Settingan DNS server
Pada pengaturan IP, terdapat setingan alamat IP DNS server. Apabila IP DNS server tidak dimasukkan, seseorang tidak akan dapat melakukan akses internet. Selain itu, tidak dapat membuka situs dengan langsung mengetikkan alamat domainnya, tetapi hanya dapat mengetikkan alamat IP-nya. Jadi, proses memasukkan IP DNS server ini sangat penting ketika ingin melakukan akses internet.
4) Permasalahan firewall umum dialami dalam internet gateway
Apabila firewall sedang aktif, situs internet yang membahayakan otomatis akan terblok. Jadi, aliran data yang masuk dari luar tidak dapat terealisasikan. Sistem firewall ini sebenarnya sangat baik untuk melindungi virus yang menyerang komputer. Namun, hal ini umumnya menjadi permasalahan yaitu sulit melakukan koneksi ke luar. Cara yang dapat dilakukan yaitu mematikan perangkat yang dapat mengaktifkan firewall lebih dahulu agar dapat terkoneksi. Namun, risikonya apabila terdapat virus dalam akses tersebut, komputer akan bermasalah.
c. Kecepatan jaringan melambat
Kecepatan jaringan ini melambat karena padatnya alur data pada jaringan. Hal ini kemungkinan terjadi pada jaringan bertopologi BUS. Selain itu, penyebab lain yaitu modem, sinyal WIFI, kekuatan sinyal pada saluran kabel, perangkat pada jaringan yang memenuhi bandwidth, dan server DSN yang lambat.B. Teknik Konfigurasi Ulang Internet Gateway
Setelah dilakukan analisis terhadap permasalahan yang terdapat pada gateway maka langkah selanjutnya yaitu melakukan konfigurasi ulang untuk memperbaiki gateway tersebut. Hasil dari konfigurasi tersebut harus dapat diaplikasikan dengan baik tanpa kendala. Oleh karena itu, akan dilakukan pengecekan dari hasil perbaikan yang telah dilakukan.
1. Langkah Konfigurasi Berikut dipaparkan langkah-langkah dalam melakukan konfigurasi gateway.
a. Cari IP Public ke ISP lengkap dengan gateway, netmask, broadcast, dan dns- nya. Untuk setting internet gateway, memerlukan 2 ethernet card. Satu untuk dihubungkan ke jaringan dan satu untuk dial ke internet.
b. Selanjutnya, konfigurasi eth0 dan eth1 dengan perintah #sudo gedit /etc/ network/interfaces.
c. Setelah terbuka, isikan file tersebut dengan teks mengikuti pola berikut.
1) Untuk yang terhubung ke ISP, auto eth0 iface eth0 inet static address [ip pubic untuk pc ubuntu] gateway [ip public dari ISP] netmask [netmask dari ISP) dns-nameserver [ip dns dari ISP]
2) Untuk yang terhubung pada jaringan, auto eth1 iface eth1 inet static address [ip private untuk pc ubuntu) gateway [ip public eth0] netmask [netmask ip LAN]
d. Aktifkan IP Forwarding yang memungkinkan komputer lain menggunakan linux sebagai router atau gateway dengan mengedit file sysctl.conf memakai perintah #sudo gedit /etc/sysctl.conf
e. Kemudian eksekusi perintah berikut
#/etc/init.d/iptables stop #iptables -t nat -A POSTROUTING-o eth0-s [ip network private/24 eth1] -j SNAT-to source [ip public eth0] #iptables-save/etc/sysconfig/iptables #/etc/init.d/iptables restart #iptables-save Instalasi dan konfigurasi internet gateway diakhiri dengan merestart seluruh konfigurasi jaringan dengan perintah #/etc/init.d/network restart.
2. Prosedur Pengecekan Hasil Perbaikan
Usai dilakukan perbaikan melalui konfigurasi ulang, langkah selanjutnya yaitu melakukan pengecekan hasil perbaikan. Perbaikan ini dilakukan untuk memastikan jaringan telah dapat digunakan dan tidak mengalami permasalahan..
a Melakukan pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan
Berikut dipaparkan mengenai pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan. 1) Melakukan pemeriksaan pemasangan LAN Card yang sudah terpasang
dan sudah dilakukan instalasi sebelumnya dengan mengecek LAN card tersebut sudah terpasang dengan baik dan benar atau tidak. jenis kabel dan konektor yang sudah
2) Melakukan pemeriksaan terhadap terpasang dan disesuaikan dengan jenis topologi dari jaringan sehingga tidak terjadi short atau terputusnya koneksi.
3) Melakukan pengecekan terhadap longgar atau tidaknya kabel dan konektor yang telah dipasang.
4) Melakukan pengecekan ulang konfigurasi dan setting yang sesuai.
5) Melakukan pengecekan terhadap konfigurasi dari IP Address.
6) Melakukan Pengecekan terhadap Subnetmask 7) Melakukan pengecekan terhadap workgroup yang sudah dibuat.
b. Melakukan pencarian komputer dalam jaringan Berikut dipaparkan mengenai pencarian komputer dalam jaringan, terhubung atau tidak.
1) Klik pada bagian Network Neighbourhood.
2) Kemudian, klik pada bagian Find Computer,
3) Selanjutnya, ketik nama komputer yang akan dicari. Apabila terhubung, secara otomatis komputer telah terhubung dengan jaringan.
c. Memeriksa konfigurasi IP komputer menggunakan perintan IPCONFIG
Perintah IPCONFIG umumnya untuk menampilkan informasi konfigurasi
koneksi. Berikut langkah-langkahnya. 1)
Gunakan Command Prompt dengan cara ketik cmd pada Run Menu. Kemudian, ketik perintah IPCONFIG pada Command Prompt.
2) Memeriksa koneksi jaringan menggunakan PING d.
Packet Internet Gopher (PING) merupakan program utilitas untuk melakukan proses pemeriksaan terhadap koneksi jaringan yang berbasiskan Transmission Control Protocol/Internet (TCP/IP). Dengan perintah PING maka user dapat mengetahui komputer yang digunakan sudah terhubung dengan komputer lainnya atau tidak. Caranya adalah dengan mengirimkan sebuah paket sinyal kepada alamat yang akan dilakukan uji coba konektivitas dan menghasilkan respons dari komputer tersebut. Terdapat dua fungsi utama dari perintah PING tersebut. Kedua fungsi tersebut dipaparkan sebagai berikut.
1) Mengirim multiple IP packet ke sebuah tujuan dan setiap paket meminta jawaban
2) Menguji fungsi dari NIC dapat bekerja dengan benar yaitu NIC dapat mengirim dan menerima semua permintaan dan konfigurasi dari TCP/IP serta koneksi jaringan.

