Monday, October 28, 2024

INTERNET GETWAY

 A. INTERNET GATEWAY DAN PERMASALAHANNYA

1. Memahami Internet Gateway

Dalam dunia teknik komputer dan jaringan, terdapat istilah gateway atau umumnya dikenal dengan sebutan gerbang jaringan. Hal tersebut adalah perangkat yang dapat memudahkan pengguna komputer dan internet. Makna dari gerbang jaringan ini adalah pintu gerbang jaringan yang dapat menghubungkan satu jaringan dengan Jaringan lainnya. Tanpa gateway, setiap orang tidak dapat mengakses internet, berkomunikasi, dan mengirim data melalui internet. Gateway ini umumnya berupa node jaringan yang membentuk jalur koneksi antara dua atau lebih jaring. Jaring tersebut beroperasi dengan transmisi yang berbeda. Jadi, gateway ini menjadi fasilitator dalam menghubungkan antarkedua perangkat yang berbeda tersebut.

a. Fungsi Internet Gateway

Internet gateway memiliki beberapa fungsi yang diuraikan sebagai berikut

 1) Digunakan sebagai protocol converting

Protocol converting (konversi protokol) ini umumnya berkaitan dengan proses menerjemahkan protokol perangkat pengirim ke protokol berbeda dari perangkat lain sehingga kompatibilitas dan komunikasi dapat dibuat. Jadi, untuk menghubungkan beberapa jaringan dengan protokol yang berbeda, setiap orang membutuhkan internet gateway. 

2) Dapat mengakses informasi dengan mudah 

Setelah melakukan konversi protokol dan menyelaraskan yang berbeda tersebut, gateway bertugas membuka dan mengakses informasi dalam internet. Apabila gateway tidak tersedia, seseorang akan kesulitan dalam mengakses dan membuka informasi di internet, Gateway memudahkan pertukaran data dan informasi secara online. Hal ini karena kedua perangkat yang berbeda tersebut saling terhubung dan siap bertukar data atau informasi. 

3)  Menjadi pengaman dan mempermudah pengaturan data 

Penggunaan gateway sangat penting untuk memastikan proses bisnis yang lancar. Pada perusahaan bisnis, sudah umum apabila menggunakan banyak komputer. Oleh karena itu, diperlukan gateway untuk mengatur data. Gateway ini umumnya untuk menghubungkan komputer sehingga setiap departemen dapat berbagi info dan data khusus untuk orang-orang yang berkepentingan. 

4) Menstabilkan dan meningkatkan kinerja komputasi 

Untuk meningkatkan performa dan stabilitas komputasi sebuah perusahaan serta organisasi, umumnya dapat menggunakan gateway. Tugas gateway ini adalah memberikan dan membagi tugas komputasi berlebih pada suatu perangkat ke komputer lain yang terdapat pada sistem jaringan tersebut. Selain itu, gateway dapat membuat setiap komputer yang telah dibagi-bagi tersebut menjadi stabil dan performanya meningkat.

b. Cara kerja internet gateway

Secara umum, gateway bekerja seperti pintu atau gerbang dalam satu jaringan internet yang ingin terkoneksi dengan jaringan lain. Pada setiap gerbang memiliki dua macam interface jaringan. Ketika mengakses internet, sebuah alamat website dapat ditempuh melalui gateway yang telah memberikan arah atau rute untuk sebuah paket data agar sampai ke tempat tujuan yang diinginkan.



c. Perbedaan internet gateway dan router

Dengan perkembangan teknologi utamanya pada jaringan yang dikenal dengan internet, gateway umumnya disamakan dengan router. Namun, kedua perangkat tersebut sebenarnya berbeda. Jadi, gateway merupakan perangkat yang mengoneksikan jaringan satu dengan yang lain dalam protokol yang berbeda. Sementara itu, router yaitu hardware yang berfungsi menghubungkan antarjaringan. 

d. Tipe-tipe internet gateway

1) Network gateway

Tipe ini sangat umum karena menyediakan tampilan atau interface antara dua jaringan berbeda yang beroperasi menggunakan protokol berbeda. Pada network gateway, gateway disebutkan tanpa menentukan tipenya. Salah satu network gateway ini adalah gateway Network Address Translation (NAT). Gateway NAT dapat digunakan instans di subnet privat dapat terhubung ke layanan di luar VPC, tetapi layanan eksternal tidak dapat memulai koneksi dengan instans-instans tersebut.

Ketika akan menggunakan gateway NAT, seseorang harus memilih publik dan privat. Gateway NAT menggantikan alamat IP sumber dari instans dengan alamat IP gateway NAT. Untuk gateway NAT publik ini, alamat IP adalah elastis gateway NAT. Untuk gateway NAT privat, alamat IP adalah privat gateway NAT.

Berikut dipaparkan cara membuat gateway NAT

a) Buka konsol Amazon VPC di https://console.aws.amazon.com/vpc/.

b) Di panel navigasi, pilih Gateway NAT.

c) Pilih buat Gateway NAT

Setelah pilih gateway NAT, lakukan beberapa hal berikut.

1) Tentukan nama untuk gateway NAT. Langkah ini dilakukan ketika akan membuat tag yang kuncinya adalah Name dan nilainya adalah nama yang ditentukan. Namun, langkah ini opsional dapat dilakukan maupun tidak.

(2) Pilih subnet untuk menciptakan gateway NAT.

(3) Untuk jenis konektivitas, pilih Privat untuk membuat gateway NAT privat atau publik (default) untuk membuat gateway NAT publik.

(4) Apabila menggunakan gateway NAT Publik, gunakan ID alokasi IP Elastis. Pilih alamat IP Elastis untuk dikaitkan dengan gateway NAT.

(5) Untuk setiap tag, pilih Tambahkan tag baru dan masukkan nama serta nilai kunci. Hal ini juga opsional, dapat diterapkan atau tidak.

(6) Selanjutnya, pilih Buat Gateway NAT.

d) Status awal gateway NAT adalah Pending. Setelah perubahan status Available, gateway NAT siap digunakan. Pastikan untuk memperbarui tabel rute sesuai kebutuhan.

e) Apabila status gateway NAT berubah menjadi Failed, terdapat kesalahan selama pembuatan.


2) IoT gateway

Dalam tipe loT gateway, terdapat penggabungan antara data sensor dari perangkat Internet of Things (IoT) pada hal yang terjadi di lapangan serta melakukan penerjemahan antardua protokol atau lebih sebelum mengirimkannya ke jaringan cloud. 


3) Cloud storage gateway

merupakan node jaringan atau server yang menjadi penerjemah dari permintaan penyimpanan dengan panggilan API layanan penyimpanan cloud yang berbeda. Hal ini seperti Simple Object Access Protocol (SOAP) dan Representational State Transfer (RST). Dengan cloud storage gateway, integrasi penyimpanan cloud pribadi ke dalam aplikasi dapat terfasilitasi tanpa memerlukan transfer aplikasi kepada public cloud. Jadi, komunikasi data dapat disederhanakan.

4) Voip trunk gateway

Gateway yang memiliki tugas dalam memfasilitasi pertukaran data antara perangkat Public Switched Telephone Network (PSTN) dengan jaringan Voice over Internet Protocol (VoIP) disebut Voip trunk gateway. Pengguna PSTN dapat tersambung ke jaringan VoIP tanpa operator melalui Voip trunk gateway

5) Bidirectional gateway 

Bidirectional gateway dapat memungkinkan data mengalir ke dua arah. Bidirectional gateway juga dapat menjadi sebuah alat sinkronisasi.


6) Unidirectional gateway

Dalam unidirectional gateway, data yang mengalir hanya satu arah. Unidirectional gateway ini digunakan sebagai sebuah alat untuk pengarsipan.


2. Permasalahan Internet Gateway 

a. Tidak terkoneksi dengan komputer lain dalam satu jaringan

 Hal ini berkaitan dengan tes koneksi ke komputer lain yang masih dalam satu jaringan (network), tetapi tidak dapat. Permasalahan ini tentunya memiliki penyebab yang harus dilakukan penanganan. Berikut diuraikan mengenai penyebab dan langkah pemeriksaannya dalam mengatasi masalah internet gateway.

1) Kerusakan pada kabel

Komputer tidak terkoneksi disebabkan oleh kerusakan kabel.Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah melakukan pemeriksaan pada kabel yang sedang dipakai. 

2) Kerusakan atau kesalahan pada perangkat jaringan 

Hal ini dapat diatasi dengan mengecek perangkat jaringan, seperti switch,hub, access point terdapat kerusakan atau tidak. Apabila ditemukan kerusakan, tentunya harus diperbaiki lebih dahulu.

3) Kesalahan dalam konfigurasi IP

Hal ini dapat diminimalkan dengan selalu mengecek IP lebih dahulu sudah benar atau belum. Apabila belum tepat, usahakan untuk membenarkan IP konfigurasi lebih dahulu.

b. Tidak dapat terkoneksi ke luar

Pada umumnya, permasalahan ini dialami apabila mengakses internet. Penyebab permasalahan internet gateway berupa tidak dapat terkoneksi ke luar ini dijabarkan sebagai berikut.


1) Kesalahan konfigurasi IP

Permasalahan ini dapat diatasi dengan mengecek dahulu IP gateway. IP sudah benar dengan yang telah ditetapkan oleh admin jaringan atau belum. Apabila belum benar, disesuaikan lebih dahulu sesuai ketetapan admin jaringan yang bertanggung jawab mengatur hal tersebut.

2) Kesalahan dalam modem Hal ini dapat diminimalkan dengan mengecek modem. Apabila koneksi internet modem bermasalah, harus dilakukan perbaikan lebih dahulu.

3) Settingan DNS server

Pada pengaturan IP, terdapat setingan alamat IP DNS server. Apabila IP DNS server tidak dimasukkan, seseorang tidak akan dapat melakukan akses internet. Selain itu, tidak dapat membuka situs dengan langsung mengetikkan alamat domainnya, tetapi hanya dapat mengetikkan alamat IP-nya. Jadi, proses memasukkan IP DNS server ini sangat penting ketika ingin melakukan akses internet.

4) Permasalahan firewall umum dialami dalam internet gateway

Apabila firewall sedang aktif, situs internet yang membahayakan otomatis akan terblok. Jadi, aliran data yang masuk dari luar tidak dapat terealisasikan. Sistem firewall ini sebenarnya sangat baik untuk melindungi virus yang menyerang komputer. Namun, hal ini umumnya menjadi permasalahan yaitu sulit melakukan koneksi ke luar. Cara yang dapat dilakukan yaitu mematikan perangkat yang dapat mengaktifkan firewall lebih dahulu agar dapat terkoneksi. Namun, risikonya apabila terdapat virus dalam akses tersebut, komputer akan bermasalah.

c. Kecepatan jaringan melambat

Kecepatan jaringan ini melambat karena padatnya alur data pada jaringan. Hal ini kemungkinan terjadi pada jaringan bertopologi BUS. Selain itu, penyebab lain yaitu modem, sinyal WIFI, kekuatan sinyal pada saluran kabel, perangkat pada jaringan yang memenuhi bandwidth, dan server DSN yang lambat.


B. Teknik Konfigurasi Ulang Internet Gateway

Setelah dilakukan analisis terhadap permasalahan yang terdapat pada gateway maka langkah selanjutnya yaitu melakukan konfigurasi ulang untuk memperbaiki gateway tersebut. Hasil dari konfigurasi tersebut harus dapat diaplikasikan dengan baik tanpa kendala. Oleh karena itu, akan dilakukan pengecekan dari hasil perbaikan yang telah dilakukan.

1. Langkah Konfigurasi Berikut dipaparkan langkah-langkah dalam melakukan konfigurasi gateway.


a. Cari IP Public ke ISP lengkap dengan gateway, netmask, broadcast, dan dns- nya. Untuk setting internet gateway, memerlukan 2 ethernet card. Satu untuk dihubungkan ke jaringan dan satu untuk dial ke internet.

b. Selanjutnya, konfigurasi eth0 dan eth1 dengan perintah #sudo gedit /etc/ network/interfaces.

c. Setelah terbuka, isikan file tersebut dengan teks mengikuti pola berikut.

1) Untuk yang terhubung ke ISP, auto eth0 iface eth0 inet static address [ip pubic untuk pc ubuntu] gateway [ip public dari ISP] netmask [netmask dari ISP) dns-nameserver [ip dns dari ISP]

2) Untuk yang terhubung pada jaringan, auto eth1 iface eth1 inet static address [ip private untuk pc ubuntu) gateway [ip public eth0] netmask [netmask ip LAN]

d. Aktifkan IP Forwarding yang memungkinkan komputer lain menggunakan linux sebagai router atau gateway dengan mengedit file sysctl.conf memakai perintah #sudo gedit /etc/sysctl.conf

e. Kemudian eksekusi perintah berikut

#/etc/init.d/iptables stop #iptables -t nat -A POSTROUTING-o eth0-s [ip network private/24 eth1] -j SNAT-to source [ip public eth0] #iptables-save/etc/sysconfig/iptables #/etc/init.d/iptables restart #iptables-save Instalasi dan konfigurasi internet gateway diakhiri dengan merestart seluruh konfigurasi jaringan dengan perintah #/etc/init.d/network restart.

2. Prosedur Pengecekan Hasil Perbaikan

Usai dilakukan perbaikan melalui konfigurasi ulang, langkah selanjutnya yaitu melakukan pengecekan hasil perbaikan. Perbaikan ini dilakukan untuk memastikan jaringan telah dapat digunakan dan tidak mengalami permasalahan..

a Melakukan pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan

Berikut dipaparkan mengenai pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan. 1) Melakukan pemeriksaan pemasangan LAN Card yang sudah terpasang

dan sudah dilakukan instalasi sebelumnya dengan mengecek LAN card tersebut sudah terpasang dengan baik dan benar atau tidak. jenis kabel dan konektor yang sudah

2) Melakukan pemeriksaan terhadap terpasang dan disesuaikan dengan jenis topologi dari jaringan sehingga tidak terjadi short atau terputusnya koneksi.

3) Melakukan pengecekan terhadap longgar atau tidaknya kabel dan konektor yang telah dipasang.

4) Melakukan pengecekan ulang konfigurasi dan setting yang sesuai.

5) Melakukan pengecekan terhadap konfigurasi dari IP Address.

6) Melakukan Pengecekan terhadap Subnetmask 7) Melakukan pengecekan terhadap workgroup yang sudah dibuat.

b. Melakukan pencarian komputer dalam jaringan Berikut dipaparkan mengenai pencarian komputer dalam jaringan, terhubung atau tidak.

1) Klik pada bagian Network Neighbourhood.

2) Kemudian, klik pada bagian Find Computer,

3) Selanjutnya, ketik nama komputer yang akan dicari. Apabila terhubung, secara otomatis komputer telah terhubung dengan jaringan.

c. Memeriksa konfigurasi IP komputer menggunakan perintan IPCONFIG

Perintah IPCONFIG umumnya untuk menampilkan informasi konfigurasi

koneksi. Berikut langkah-langkahnya. 1)

Gunakan Command Prompt dengan cara ketik cmd pada Run Menu. Kemudian, ketik perintah IPCONFIG pada Command Prompt.

2) Memeriksa koneksi jaringan menggunakan PING d.

Packet Internet Gopher (PING) merupakan program utilitas untuk melakukan proses pemeriksaan terhadap koneksi jaringan yang berbasiskan Transmission Control Protocol/Internet (TCP/IP). Dengan perintah PING maka user dapat mengetahui komputer yang digunakan sudah terhubung dengan komputer lainnya atau tidak. Caranya adalah dengan mengirimkan sebuah paket sinyal kepada alamat yang akan dilakukan uji coba konektivitas dan menghasilkan respons dari komputer tersebut. Terdapat dua fungsi utama dari perintah PING tersebut. Kedua fungsi tersebut dipaparkan sebagai berikut.

 1) Mengirim multiple IP packet ke sebuah tujuan dan setiap paket meminta jawaban

 2) Menguji fungsi dari NIC dapat bekerja dengan benar yaitu NIC dapat mengirim dan menerima    semua permintaan dan konfigurasi dari TCP/IP serta koneksi jaringan.



















TUGAS Internet Gateway DARI dafa pratama ramadhan&viqril nadean

 Internet Gateway

A. Internet Gateway dan Permasalahannya

  1. Gateway atau gerbang jaringan adalah perangkat yang menghubungkan satu jaringan dengan jaringan lain, memungkinkan akses internet, komunikasi, dan transfer data. Ia membentuk jalur koneksi antara jaringan dengan transmisi berbeda, berperan sebagai fasilitator antarperangkat. Meskipun sering disamakan dengan router, gateway sebenarnya berbeda. Gateway bisa berupa perangkat lunak, perangkat keras, atau kombinasi keduanya, dan dapat menghubungkan IBM SNA dengan digital SNA, serta LAN dengan WAN.    
a) fungsi internet gateway 
Internet gateway memiliki beberapa fungsi utama, yaitu:

1. Konversi Protokol: Gateway berfungsi sebagai pengonversi protokol, menyelaraskan protokol berbeda agar perangkat dapat berkomunikasi.
2. Akses Informasi Mudah: Gateway memfasilitasi akses informasi di internet, memungkinkan pertukaran data antarperangkat berbeda.
3. Pengaturan Data: Memudahkan pengaturan dan keamanan data dalam organisasi, membantu admin dalam manajemen data.
4. Peningkatan Performa: Menstabilkan dan meningkatkan performa komputasi dengan membagi tugas komputasi dan mengurangi beban perangkat.

Secara umum, gateway bekerja sebagai pintu untuk menghubungkan jaringan berbeda, mengarahkan rute data agar sampai ke tujuan.

b. Cara kerja internet gateway

Secara umum, gateway bekerja seperti pintu atau gerbang dalam satu jaringan internet yang ingin terkoneksi dengan jaringan lain. Pada setiap gerbang memiliki dua macam interface jaringan. Ketika mengakses internet, sebuah alamat website dapat ditempuh melalui gateway yang telah memberikan arah atau rute untuk sebuah paket data agar sampai ke tempat tujuan yang diinginkan.
                                                                                               
c. perbedaan internet gateway dan router

 Gateway adalah perangkat dalam komputer yang bertugas untuk menyambungkan satu jaringan komputer terhadap jaringan komputer lainnya dengan protokol informasi berbeda. Sedangkan, router adalah perangkat keras yang dipakai untuk menghubungkan antar jaringan.

d. tipe tipe internet gateway 
internet gateway memiliki tipe-tipe tersendiri berdasarkan arah alur untuk data dan informasi. Berikut dijelaskan mengenai beberapa tipe internet gateway. 

1) Network gateway
Tipe ini sangat umum karena menyediakan tampilan atau interface antara dua jaringan berbeda yang beroperasi menggunakan protokol berbeda. Pada network gateway, gateway disebutkan tanpa menentukan tipenya. Salah satu network gateway ini adalah gateway Network Address Translation (NAT). Gateway NAT dapat digunakan instans di subnet privat dapat terhubung ke layanan di luar VPC, tetapi layanan eksternal tidak dapat memulai koneksi dengan instans-instans tersebut.

Ketika akan menggunakan gateway NAT, seseorang harus memilih publik dan privat. Gateway NAT menggantikan alamat IP sumber dan instans dengan alamat IP gateway NAT. Untuk gateway NAT publik int alamat IP adalah elastis gateway NAT. Untuk gateway NAT privat, alamat IP adalah privat gateway NAT. Pada umumnya, saat mengirim lalu liritas respons ke instans, perangkat NAT menerjemahkan alamat kembali ke

alamat IP sumber asal. Berikut dipaparkan cara membuat 

a) Buka konsol Amazon VPC di https://console.aws.amazon.com/vpc/ gateway NAT

b) Di panel navigasi, pilih Gateway NAT.

c) Pilih buat Gateway NAT

Setelah pilih gateway NAT, lakukan beberapa hal berikut.

(1) Tentukan nama untuk gateway NAT. Langkah ini dilakukan ketika akan membuat tag yang kuncinya adalah Name dan nilainya adalah nama yang ditentukan. Namun, langkah ini opsional dapat dilakukan maupun tidak.

(2) Pilih subnet untuk menciptakan gateway NAT.

( 3) Untuk jenis konektivitas, pilih Privat untuk membuat gateway

NAT privat atau publik (default) untuk membuat gateway NAT publik.

(4) Apabila menggunakan gateway NAT Publik, gunakan ID alokasi IP Elastis. Pilih alamat IP Elastis untuk dikaitkan dengan gateway NAT.

(5) Untuk setiap tag, pilih Tambahkan tag baru dan masukkan nama serta nilai kunci. Hal ini juga opsional, dapat diterapkan atau tidak.

(6) Selanjutnya, pilih Buat Gateway NAT.

d) Status awal gateway NAT adalah Pending. Setelah perubahan status Available, gateway NAT siap digunakan. Pastikan untuk memperbarui tabel rute sesuai kebutuhan.

2) IoT gateway

Dalam tipe lot gateway, terdapat penggabungan antara data sensor dari perangkat Internet of Things (IoT) pada hal yang terjadi di lapangan serta melakukan penerjemahan antardua protokol atau lebih sebelum mengirimkannya ke jaringan cloud. Gateway jenis ini dapat menghubungkan perangkat loT, jaringan cloud, dan aplikasi yang dimiliki pengguna


3 )Cloud storage 
gateway merupakan node jaringan atau server yang menjadi penerjemah dari permintaan penyimpanan dengan panggilan API layanan penyimpanan cloud yang berbeda. Hal ini seperti Simple Object Access Protocol (SOAP) dan Representational State Transfer (RST). Dengan cloud storage gateway, integrasi penyimpanan cloud pribadi ke dalam aplikasi dapat terfasilitasi tanpa memerlukan transfer aplikasi kepada public cloud. Jadi, komunikasi data dapat disederhanakan.

4) Voip trunk gateway

Gateway yang memiliki tugas dalam memfasilitasi pertukaran data antara Derangkat Public Switched Telephone Network (PSTN) dengan jaringan Voice over Internet Protocol (VoIP) disebut Voip trunk gateway. Pengguna PSTN dapat tersambung ke jaringan VoIP tanpa operator melalui Voip trunk gateway. Dengan banyaknya layanan yang ditawarkan oleh VoIP trunk gateway, akan memungkinkan pengurangan biaya telepon sehingga menjadi aplikasi utama yang umum dipilih pengguna.
5) Bidirectional gateway

 Bidirectional gateway dapat memungkinkan data mengalir ke dua arah. Bidirectional gateway juga dapat menjadi sebuah alat sinkronisasi.



6) Unidirectional gateway

 Dalam unidirectional gateway, data yang mengalir hanya satu arah. Unidirectional gateway ini digunakan sebagai sebuah alat untuk pengarsipan

2. Permasalahan Internet Gateway

Dalam menjalankan jaringan, tentunya tidak terlepas dari permasalahan. Hal ini juga dapat dialami oleh internet gateway. Adapun permasalahan internet gateway dijelaskan sebagai berikut. Tidak terkoneksi dengan komputer lain dalam satu jaringan

a. Hal ini berkaitan dengan tes koneksi ke komputer lain yang masih dalam satu jaringan (network), tetapi tidak dapat. Permasalahan ini tentunya memiliki penyebab yang harus dilakukan penanganan. Berikut d1) Kerusakan pada kabel

Komputer tidak terkoneksi disebabkan oleh kerusakan kabel. Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah melakukan pemeriksaan pada kabel yang sedang dipakai.

2) Kerusakan atau kesalahan pada perangkat jaringan Hal ini dapat diatasi dengan mengecek perangkat jaringan, seperti switch, hub, access point terdapat kerusakan atau tidak. Apabila ditemukan kerusakan, tentunya harus diperbaiki lebih dahulu.

3) Kesalahan dalam konfigurasi IP

Hal ini dapat diminimalkan dengan selalu mengecek IP lebih dahulu sudah benar atau belum. Apabila belum tepat, usahakan untuk membenarkan IP konfigurasi lebih dahulu.

Tidak dapat terkoneksi ke luar

Pada umumnya, permasalahan ini dialami apabila mengakses internet. Penyebab permasalahan internet gateway berupa tidak dapat terkoneksi ke luar ini dijabarkan sebagai berikut.iuraikan mengenai penyebab dan langkah pemeriksaannya dalam mengatasi masalah internet gateway

1) Kesalahan konfigurasi IP

Permasalahan ini dapat diatasi dengan mengecek dahulu IP gateway. IP sudah benar dengan yang telah ditetapkan oleh admin jaringan atau belum. Apabila belum benar, disesuaikan lebih dahulu sesuai ketetapan admin jaringan yang bertanggung jawab mengatur hal tersebut.

2) Kesalahan dalam modem

Hal ini dapat diminimalkan dengan mengecek modem. Apabila koneksi internet modem bermasalah, harus dilakukan perbaikan lebih dahulu.

3) Settingan DNS server

Pada pengaturan IP, terdapat setingan alamat IP DNS server. Apabila IP DNS server tidak dimasukkan, seseorang tidak akan dapat melakukan akses internet. Selain itu, tidak dapat membuka situs dengan langsung mengetikkan alamat domainnya, tetapi hanya dapat mengetikkan alamat IP-nya. Jadi, proses memasukkan IP DNS server ini sangat penting ketika ingin melakukan akses internet.

4) Permasalahan firewall umum dialami dalam internet gateway 4

Apabila firewall sedang aktif, situs internet yang membahayakan otomatis akan terblok. Jadi, aliran data yang masuk dari luar tidak dapat terealisasikan. Sistem firewall ini sebenarnya sangat baik untuk melindungi virus yang menyerang komputer. Namun, hal ini umumnya menjadi permasalahan yaitu sulit melakukan koneksi ke luar. Cara yang dapat dilakukan yaitu mematikan perangkat yang dapat mengaktifkan firewall lebih dahulu agar dapat terkoneksi. Namun, risikonya apabila terdapat virus dalam akses tersebut, komputer akan bermasalah.

c.Kecepatan jaringan melambat
Kecepatan jaringan ini melambat karena padatnya alur data pada jaringan. Hal ini kemungkinan terjadi pada jaringan bertopologi BUS. Selain itu, penyebab lain yaitu modem, sinyal WIFI, kekuatan sinyal pada saluran kabel, perangkat pada jaringan yang memenuhi bandwidth, dan server DSN yang lambat. Hal yang dapat dilakukan yaitu memeriksa sejumlah website dan perangkat. Kemudian, melakukan reboot komputer atau menggunakan scan antivirus untuk mengecek semuanya berjalan dengan baik dan lancar

B. Teknik Konfigurasi Ulang Internet Gateway

Setelah dilakukan analisis terhadap permasalahan yang terdapat pada gateway maka langkah selanjutnya yaitu melakukan konfigurasi ulang untuk memperbaiki gateway langkah selanjutnya yaiturasi tersebut harus dapat diaplikasikan dengan baik tanpa kersebut Hasil dari konu, akan dilakukan pengecekan dari hasil perbaikan yang telah dilakukan.

1. Langkah Konfigurasi

Berikut dipaparkan langkah-langkah dalam melakukan konfigurasi gateway.

a. Cari IP Public ke ISP lengkap dengan gateway, netmask, broadcast, dan dns- nya. Untuk setting internet gateway, memerlukan 2 ethernet card. Satu untuk dihubungkan ke jaringan dan satu untuk dial ke internet.

b. Selanjutnya, konfigurasi eth0 dan eth1 dengan perintah #sudo gedit /etc/ network/interfaces. Setelah terbuka, isikan file tersebut dengan teks mengikuti pola berikut.

C 1) Untuk yang terhubung ke ISP, auto eth0 iface eth0 inet static address [ip pubic untuk pc ubuntu] gateway [ip public dari ISP] netmask [netmask dari ISP] dns - nameserver [ip dns dari ISP]

2) Untuk yang terhubung pada jaringan, auto eth1 iface eth1 inet static address [ip private untuk pc ubuntu] gateway [ip public eth0] netmask [netmask ip LAN]

d. Aktifkan IP Forwarding yang memungkinkan komputer lain menggunakan linux sebagai router atau gateway dengan mengedit file sysctl.conf memakai

perintah #sudo gedit /etc/sysctl.conf Kemudian eksekusi perintah berikut e.

#/etc/init.d/iptables stop #iptables -t nat -A POSTROUTING-o eth0 -s [ip network private/24 eth1]-j SNAT-to source [ip public=eth0]

#iptables-save/etc/sysconfig/iptables #/etc/init.d/iptables restart #iptables-save Instalasi dan konfigurasi internet gateway diakhiri dengan merestart seluruh konfigurasi jaringan dengan perintah #/etc/init.d/network restart.

2. Prosedur Pengecekan Hasil Perbaikan

Usai dilakukan perbaikan melalui konfigurasi ulang, langkah selanjutnya yaitu melakukan pengecekan hasil perbaikan. Perbaikan ini dilakukan untuk memastikan Jaringan telah dapat digunakan dan tidak mengalami permasalahan.

a. Melakukan pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan

Berikut dipaparkan mengenai pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan. 1) Melakukan pemeriksaan pemasangan LAN Card yang sudah terpasang

dan sudah dilakukan instalasi sebelumnya dengan mengecek LAN card tersebut sudah terpasang dengan baik dan benar atau tidak.

2) Melakukan pemeriksaan terhadap jenis kabel dan konektor yang sudah terpasang dan disesuaikan dengan jenis topologi dari jaringan sehingga tidak terjadi short atau terputusnya koneksi.

3) Melakukan pengecekan terhadap longgar atau tidaknya kabel dan konektor yang telah dipasang.

4) Melakukan pengecekan ulang konfigurasi dan setting yang sesuai. 5) Melakukan pengecekan terhadap konfigurasi dari IP Address.

6) Melakukan Pengecekan terhadap Subnetmask.

7) Melakukan pengecekan terhadap workgroup yang sudah dibuat.

b. Melakukan pencarian komputer dalam jaringan

Berikut dipaparkan mengenai pencarian komputer dalam jaringan, terhubung atau tidak.

1) Klik pada bagian Network Neighbourhood.

2) Kemudian, klik pada bagian Find Computer.

3) Selanjutnya, ketik nama komputer yang akan dicari. Apabila terhubung, secara otomatis komputer telah terhubung dengan jaringan.

Memeriksa konfigurasi IP komputer menggunakan perintan IPCONFIG Perintah IPCONFIG umumnya untuk menampilkan informasi konfigurasi

koneksi. Berikut langkah-langkahnya. 1) Gunakan Command Prompt dengan cara ketik cmd pada Run Menu.

2) Kemudian, ketik perintah IPCONFIG pada Command Prompt.

d. Memeriksa koneksi jaringan menggunakan PING

Packet Internet Gopher (PING) merupakan program utilitas untuk melakukan proses pemeriksaan terhadap koneksi jaringan yang berbasiskan Transmission Control Protocol/Internet (TCP/IP). Dengan perintah PING maka user dapat mengetahui komputer yang digunakan sudah terhubung dengan komputer lainnya atau tidak. Caranya adalah dengan mengirimkan sebuah paket sinyal kepada alamat yang akan dilakukan uji coba konektivitas dan menghasilkan respons dari komputer tersebut. Terdapat dua fungsi utama dari perintah PING tersebut. Kedua fungsi tersebut dipaparkan sebagai berikut.

1) Mengirim multiple IP packet ke sebuah tujuan dan setiap paket meminta jawaban.

2) Menguji fungsi dari NIC dapat bekerja dengan benar yaitu NIC dapat mengirim dan menerima semua permintaan dan konfigurasi dari TCP/IP serta koneksi jaringan








Thursday, September 26, 2024

JARINGAN NIRKABEL

 A. MEMAHAMI JARINGAN NIRKABEL

Jaringan nirkabel merupakan jaringan komunikasi antarsistem komputer tanpa menggunakan kabel.Beberapa jenis jaringan nirkabel yang umum digunakan, yaitu jaringan kawasan lokal nirkabel, wireless, dan Wi-Fi. Saat ini, teknologi khususnya jaringan telah memberikan banyak manfaat bagi publik ataupun perusahaan. Berikut dipaparkan keuntungan dan kerugian jaringan nirkabel. 

1. Keunggulan Jaringan Nirkabel

a. Mobilitas tingkat tinggi

  Penggunaan jaringan nirkabel, memudahkan pengguna (user) dalam mengakses informasi setiap saat dan setiap waktu, asalkan jaringan nirkabel tersebut dapat menjangkau gawai tersebut. 

b. Pemasangan yang cepat dan mudah

Pemasangan jaringan nirkabel dapat dilakukan secara cepat dan mudah tanpa melekatkan kabel di dinding. Kabel hanya untuk menghubungkan titik akses ke pembagi jaringan nirkabel (hub, repeater, atau router).

c. Lebih fleksibel 

Penggunaan jaringan nirkabel memudahkan pembangunan jaringan komputer di tempat yang tidak memungkinkan penggunaan jaringan berkabel. Seperti di kota besar, infrastruktur pemasangan kabel secara inheren akan sulit, bahkan tidak memiliki cukup ruang.

d. Meningkatkan produktivitas

Kemudahan setiap pengguna yang terhubung dengan akses internet akan membuat respon pengguna menjadi lebih cepat

2. Kerugian Jaringan Nirkabel

a. Keamanan

Transmisi data dengan medium udara yang dilakukan pada jaringan nirkabel menyebabkan potensi penyadapan data sangat tinggi. 


b. Faktor kecepatan

Faktor kecepatan Lingkungan dapat memengaruhi kecepatan data. Pada umumnya, jaringan nirkabel menyediakan transmisi data dari 11-54 Mbps. 

c. Faktor biaya (cost)

Biaya komponen pembuatan jaringan nirkabel relatif mahal. dalam pelaksanaannya memerlukan perencanaan yang baik. Meskipun memiliki biaya yang tinggi di awal, biaya perawatan jaringan ini lebih murah daripada perawatan jaringan kabel. 


B. Gelombang Radio

Gelombang radio adalah bentuk dari radiasi gelombang elektromagnetik. Gelombang radio merupakan gelombang elektromagnetik pertama, ditemukan oleh ilmuwan yang bernama Heinrich Hertz.Prinsip kerja dari gelombang radio yakni ketika bunyi berubah menjadi sinyal listrikFrekuensi gelombang radio dari Amplitude Modulation (AM) sampai Frequency Modulation (FM) sekitar 1-10 Hertz

Gelombang radio memiliki beberapa kegunaan seperti untuk komunikasi dan penelitian di luar angkasa. Kemudian radarnya, untuk mempelajari kondisi cuaca, pembuatan peta 3D pada permukaan bumi, mengetahui badai, pengukuran curah hujan, dan melakukan pengamatan mengenai lingkungan.



1.Frekuensi dan Panjang Gelombang

Suatu getaran yang merambat disebut dengan gelombang, Getaran ini dapat berupa energi serta gerakan bolak balik di sekitar nilai referensi.


Gelombang, umumnya digambarkan seperti seseorang yang berdiri di pantai dan mengenai gelombang air laut. Orang tersebut merasa terdorong dan tertarik yang menandakan bahwa tubuhnya mengenai energi gelombang air laut.

Gelombang radio merupakan gelombang yang dapat dikelompokan berdasarkan panjang gelombang ataupun frekuensi.Panjang gelombang adalah jarak tempuh gelombang yang diukur dari titik awal gelombang ke titik gelombang berikutnya. Panjang gelombang akan berbanding terbalik dengan besara n besaran frekuensi gelombang. Semakin pendek panjang gelombang, semakin besar frekuensi yang dimiliki.

a. Cara kerja gelombang radio

Gelombang radio adalah gelombang yang dapat merambat menggunakan media udara bebas dengan kecepatan sekitar 300.000 km³/detik. Contohnya, getaran-getaran suara pada percakapan telepon. 

b. Jenis-jenis gelombang radio

1) Gelombang panjang (long wave)

2) Gelombang pendek (short wave)

3) Gelombang medium (medium wave)

C. Kelebihan transmisi gelombang radio
1) Mampu mengirimkan isyarat dengan berbagai posisi berdasarkan
kondisi pergerakannya.

2) Memiliki area kerja yang cukup luas.

3) Memiliki biaya pemasangan yang murah.

2. Modulasi Analog

Modulasi analog yaitu sinyal pemodulasian berupa sinyal analog untuk mengubah Moyal pembawa (carrier).

a. Modulasi amplitudo (AM)

Sinyal pemodulasi merupakan sinyal yang berisi tentang informasi-informasi 


b. Modulasi frekuensi (FM) 

Modulasi frekuensi sinyal merupakan modulasi yang dapat mengubah-ubah frekuensi gelombang pembawa. Sementara itu, amplitudonya dapat secara konstan dalam proses modulasi.


c. modulasi fase (pm)

Modulasi fasa adalah modulasi yang berisi mengenai sinyal informasi. Sinyal tersebut dapat mengubah fasa gelombang pembawa. Besarnya perubahan fasa sebanding dengan amplitudo. Modulasi fasa mirip dengan modulasi frekuensi. Modulasi frekuensi akan menghasilkan penyimpangan frekuensi pada suatu sinyal pembawa.

3. Modulasi Digital

Modulasi digital merupakan sinyal pemodulasian berupa sinyal digital 

a. Amplitude Shift Keying (ASK)

Dalam sistem amplitudo shift keying, simbol biner '1' dapat direpresentasikan dengan cara mentransmisi sinyal pembawa sinusoidal dengan frekuensi dan amplitudo maksimum. 

b. . Frequency Shift Keying (FSK)

Pada frequency shift keying, simbol biner'1'dan '0' direpresentasikan oleh dua buah sinyal sinusoidal dengan amplitudo maksimalnya sama dengan frekuensi yang berbeda.

c. Phase Shift Keying (PSK)

ada phase shift keying, simbol biner '1' dan '0' direpresentasikan oleh sinyal pembawa sinusoidal dengan amplitude dan frekuensi.


d. Quadriphase Shift Keying (QPSK)

Transmisi data biner merupakan kasus dari transmisis data M-ary. 1 baud 1 simbol/baudUntuk transmisi data M-ary, 1 baud = log M bit/detik Sistem QPSK adalah sistem transmisi data M-ary


C. Jenis-Jenis Jaringan Nirkabel

1.Wireless Personal Area Network (WPAN) 

Wireless Personal Area Network (WPAN) merupakan jaringan wireless yang memiliki jangkauan wilayah kecil. Perangkat jaringan WPAN, yaitu bluetooth, infared, dan zigbee.



a. Kartu WLAN 

Kartu WLAN untuk menghubungkan ke layanan WLAN yang dapat diinstal pada komputer menggunakan kartu WLAN
b. Sistem WLAN

Sistem dasar WLAN merupakan sistem pada sel radio yang terdiri atas hub station dan mobile station. Hub station bertanggung jawab menyediakan konektivitas

C Perencanaan dan pengelolaan WLAN 

Mengatur access point dan WLAN merupakan proses memasukan kartu adapter wirelesss ke dalam komputer. Perancangan enterprise quality IEEE 802.11 wireless LAN membutuhkan pengelolaan jaringan untuk jenis jaringan kabel


3. Wireless Metropolitan Area Network (WMAN

Wireless Metropolitan Area Network (WMAN) adalah jaringan wireless network yang dapat menghubungkan beberapa jaringan WLAN. Adapun penerapan teknologi Wireless Metropolitan Area Network (WMAN) ini berupa WIMAX.




 4. Wireless Wide Area Network (WWAN) 

adalah jaringan kan kantor pusat dan menjangkauide Area Network (Ahada, menghubungkan kantor cabang antarprovinsi.


5. Cellular Network 

merupakan jaringan radio yang telahterdistribusi untuk melayani media komunikasi pada perangkat mobile seperti HP. Sistem dari cellular network ini, berupa GSM, PCS, dan D-AMPS.
















Wednesday, October 25, 2023

 PENGGUNAAN ALAT UKUR


LAN TESTER

LAN tester adalah alat untuk memeriksa koneksi sambungan kabel LAN RJ 45 dan RJ 11. Dilengkapi dengan lampu indikator, tombol pengatur kecepatan pengecekan, serta baterai dan kantong kecil. Dari namanya saja sudah jelas bahwa LAN tester adalah alat untuk memeriksa sambungan jaringan kabel LAN RJ 45 dan RJ 11. 


1. Melakukan pengecekan kerusakan pada kabel jaringan

 Fungsi pertama dari sebuah LAN tester adalah untuk melakukan pengecekan kerusakan yang terjadi pada sebuah kabel. Biasanya beberapa jaringan, terutama jaringan LAN yang mengalami kerusakan disebabkan oleh adanya kerusakan pada kabel LAN. (baca juga: masalah yang sering terjadi pada jaringan LAN).

2. Mengecek apakah kabel yang digunakan dapat berjalan dengan baik atau tidak

 Anda yang baru saja membeli kabel jaringan, maka sudah pasti harus melakukan proses pengujian terlebih dahulu, untuk memastikan bahwa kabel yang Anda miliki adalah kabel LAN yang berkualitas baik dan juga dapat bekerja dengan optimal. Tentu saja dengan menggunakan Dasar-Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Komunikasi 413 LAN tester ini, Anda akan menjadi lebih mudah dalam melakukan pemeriksaan kabel yang Anda beli. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir mengenai kualitas kabelnya. Jika semua dalam keadaan yang bagus, pengguna pun tidak perlu khawatir nantinya akan merusak prinsip kerja jaringan area lokal ini dalam waktu dekat maupun jauh selama di maintenance secara benar

3. Melakukan pengecekan yang tepat atau tidaknya penyusunan kabel lurus ataupun cross line

 Kabel straight dan juga cross line merupakan teknik penyusunan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yang disusun untuk menjadi sebuah kabel jarignan yang utuh. Ketika kita merakit sendiri kabel jaringan kita, maka mungkin saja terjadi kesalahan ataupun kegagalan dalam penyusunan kabel-kabel tersebut.

4. Melakukan pengujian pada sebuah konektivitas LAN pada jaringan

 Untuk dapat memastikan apakah suatu jaringan LAN dapat kita bangun dengan baik dan juga benar, maka kita juga dapat mengandalkan LAN tester untuk melakukan pengecekan.

5. Sebagai panduan untuk melakukan pengecekan dan diagnosis pada jaringan 

Sebagai seorang teknisi dan juga maintenance jaringan, kita harus peka terhadap segala bentuk kerusakan dan juga gangguan yang terjadi pada jaringan yang kita bangun. Selain dituntut untuk peka, kita juga harus mampu melakukan diagnosis mengenai masalah yang terjadi pada jaringan tersebut.


OTDR


Di lapangan, fungsi OTDR yang sangat vital adalah untuk mengukur panjang kabel optik sehingga diketahui jarak dari lokasi/titik kabel optik yang putus relatif terhadap perangkat optik yang terinstal. Contohnya begini: misalkan sebelum memutuskan suatu rentang kabel optik adalah 30 km. Setelah dilakukan pengukuran kembali didapat pembacaan OTDR yang menghasilkan nilai 17 km. Maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peristiwa putusnya kabel (fiber cut) pada jarak 17 km, relatif terhadap posisi pengukuran sekarang. Mengenai arah mata angin titik putus kabel, engineer masih harus mengkomparasinya dengan peta jaringan optik (network map). 


Prosedur Penggunaan Opm


Pengukur daya optik (OPM) juga disebut pengukur daya optik atau penguji OPM adalah instrumen pengujian yang berfungsi untuk mengukur secara akurat kekuatan peralatan serat optik, atau kekuatan sinyal optik yang melewati kabel serat. Terdiri dari sensor terkalibrasi yang mengukur rangkaian amplifier dan tampilan, penguji OPM dapat digunakan untuk pemasangan, debugging, dan pemeliharaan jaringan serat apa pun. Dan dapat beradaptasi dengan berbagai gaya konektor seperti SC, ST, FC, dll. Secara umum, ada lima tombol pada pengukur daya optik: tombol POWER, tombol LIGHT, tombol dB, tombol ZERO dan tombol λ.


Pembacaan pengukur daya optik yang dinyatakan dalam satuan dBm di layar OPM adalah cara kecerahan untuk mengukur daya optik. Huruf "m" dalam dBm mengacu pada daya referensi yang 1 miliwatt. Jadi, sumber dengan tingkat daya 0 dBm memiliki daya 1 miliwatt. Demikian juga, -10 dBm sama dengan 0,1 miliwatt dan +10 dBm sama dengan 10 miliwatt. Semakin negatif suatu angka, semakin tinggi kerugiannya. Meskipun penguji OPM mengukur angka kerugian negatif, secara konvensional dikatakan sebagai angka positif. Misalnya, jika pembacaan meteran daya optik adalah "-3.0 dB", kerugiannya adalah 3.0 dB. Selain itu, jarak daya optik berbeda satu sama lain karena jenis jaringan. 

Jenis Pengukur Daya Optik 

Ada berbagai penguji OPM karena resolusi berbeda yang bervariasi dari 0,001dB hingga 0,1dB. Seseorang harus memilih resolusi yang sesuai untuk pengukuran sesuai dengan kebutuhan pengujian. Misalnya, jaringan laboratorium biasanya membutuhkan penguji OPM dengan resolusi 0,01dB, dan resolusi 0,001dB tersedia pada beberapa pengukur daya serat optik khusus. Selain itu, pengukuran dari hampir semua pengukur daya serat optik sama, dibatasi oleh batasan fisik standar transfer dengan konektor optik. Kebanyakan meter memiliki kehangatan +/- 5% atau sekitar 0,2dB, tidak peduli apa resolusi layarnya. 

Prosedur Uji Pengukur Daya Serat Optik

 Untuk menguji kinerja ujung-ke-ujung dari sistem serat, diperlukan dua buah peralatan genggam-penguji optik OPM dan sumber cahaya. Sumber cahaya mengirimkan panjang gelombang cahaya ke serat. Di ujung lain kabel, meteran daya membaca cahaya itu, atau tingkat daya optik, dan menentukan jumlah sinyal yang hilang. Karena kehilangan serat optik bervariasi dengan panjang gelombang, pengukur daya optik harus menggunakan panjang gelombang yang sama seperti yang digunakan oleh sumber cahaya. Misalnya, jika sumber cahaya beroperasi pada panjang gelombang 1310nm, pengukur daya optik juga harus menyetel ke pengujian 1310nm.


FUSION SPLICER (FIBER OPTIK) DALAM PENYAMBUNGAN SERAT OPTIK

Fusion Splicer (Fiber Optik) merupakan perangkat dalam sistem komunikasi yang digunakan untuk menyambungkan ujung fiber optik. Keberadaan alat ini sangat penting untuk membuat infrastruktur kabel optik menjadi optimal. Dalam membangun jaringan komunikasi pasti dibutuhkan kabel optik dengan ukuran yang panjang dari awal hingga tujuan akhir, sehingga diperlukan proses penyambungan. Fusion Splicer tidak hanya digunakan untuk penyambungan saat tahap pembangunan jaringan komunikasi saja, namun juga berperan saat melakukan perbaikan kabel optik yang terputus. Kabel optik mempunyai susunan yang berbeda dengan kabel tembaga. Saat kabel tembaga putus, maka tinggal disambung dengan cara melilitkan kedua ujung kabel. Berbeda dengan kabel optik yang membutuhkan alat khusus untuk dapat menyambungkan kedua ujungnya.

Fungsi Fusion Splicer Fusion Splicer (Fiber Optik) 

menyambungkan sebuah inti dari serat optik yang berbasis kaca dengan mengimplementasikan daya listrik yang diubah menjadi sinar laser.

Alat Pendukung Penyambungan Kabel Optik Menggunakan Fusion Splicer

1. Pengupas Serat/Pengupas Miller

/Miller merupakan peralatan yang berfungsi untuk mengupas kulit dari fiber optik supaya hanya tersisa Core dari kabel fiber optik yang akan disambung. Kabel fiber optik sangat kecil dan tipis, maka fiber stripper memiliki presisi yang akurat untuk memastikan hanya bagian pelindungnya saja yang terkupas tanpa merusak bagian inti 

2. Fiber Cleaver Pintar

 merupakan alat pemotong inti fiber optik saat kulitnya sudah dikelupas. Proses pemotongan inti kabel fiber optik harus menggunakan alat ini supaya serat kaca terpotong dengan rapi. Peralatan fiber cleaver juga memiliki presisi pemotongan yang sangat akurat.

3. Pengukur Daya Optik (OPM)

 OPM merupakan alat yang dirancang untuk melakukan pengujian terhadap serat optik. Tujuan penggunaan alat ini adalah untuk instalasi, menerima gambaran dan juga pemeliharaan jaringan fiber optik. 

4. Reflektometer Domain Waktu Optik (OTDR)

 OTDR merupakan alat yang digunakan untuk memancarkan serat optik pada domain waktu untuk mengukur jarak pada titik dalam serat optik. Alat ini juga digunakan untuk mengukur besar loss rata-rata yang dihitung dalam satuan dB/km antara dua titik yang dipilih.

Prosedur Penyambungan Fiber Optik Menggunakan Fusion Splicer

 Penggunaan Fusion Splicer (Fiber Optik) mempunyai beberapa prosedur yang harus dilaksanakan. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan penyambungan serat optik: Menyiapkan bahan dan peralatan untuk penyambungan, antara lain; serat optik (fiber optik), Sleeve Protection, Fiber Striper, Sarung Tangan Karet, Fiber Cleaver, Tissue, dan Alkohol dengan kadar 90%, serta bahan maupun peralatan pendukung lain yang diperlukan. Mempersiapkan alat pendukung dan beberapa bahan Dasar-Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Komunikasi 423 yang dibutuhkan menjadi bagian penting yang harus diperhitungkan sebelum melakukan penyambungan; Memasukkan Sleeve Protection ke bagian dari salah satu ujung serat yang akan dilakukan penyambungan. Sleeve Protection ini berfungsi sebagai lapisan penguat di fokus titik penyambungan dan berperan sebagai lapisan untuk pelapis pengganti; Mengupas bagian pelapis dari kedua ujung serat atau fiber dalam kabel optik menggunakan Fiber Striper. Kondisi Fiber Striper ini memiliki tiga lubang pengupasan, hal ini dikarenakan lapisan serat optik mempunyai banyak lapisan; Membersihkan bagian ujung serat yang telah dikupas dibagian lapisan menggunakan tisu dan juga alkohol dengan kadar 90%. Lakukan langkah ini untuk kedua ujung serat optik; Memotong kedua ujung serat optik menggunakan Fiber Cleaver yang berfungsi untuk meratakan bagian ujung serat, sehingga redaman yang dihasilkan cukup kecil. Gunakan mata pisau khusus yang berbentuk bulat dengan mata pisau yang tajam supaya ujung fiber terpotong dengan rata; Memulai proses penyambungan fiber optik menggunakan Fusion Splicer. Cara yang harus dilakukan adalah meletakan kedua ujung fiber yang akan disambungkan mendekati ujung batang dioda, selian itu juga tidak boleh melebihi dari ujung batang dioda; Melakukan pengecekan terhadap posisi dari kedua ujung kabel pada layar LCD yang ada di perangkat Fusion Splicer. Apabila posisi kedua ujung fiber telah sesuai, maka dapat dilakukan proses penyambungan; Perangkat Fusion Splicer (Fiber Optik) telah menyediakan slot untuk peleburan sleeve Protector. Saat penyambungan fiber telah selesai, maka leburkan Sleeve Protector dibagian titik penyambungan agar terlindung kotoran maupun kondisi yang dapat menjadikan serat putus secara tiba-tiba.

Teknik Penyambungan Fiber Optik

 Pentingnya memahami teknik dalam melakukan penyambungan adalah untuk menghasilkan kualitas sambungan serat yang terbaik dan tahan lama. Teknik yang dapat diterapkan adalah sebagai berikut.

1. Sambungan Mekanik 

Splice Mekanik merupakan metode untuk mengkoneksikan atau menghubungkan masing-masing ujung fiber optik secara mekanis. Penyambungan mekanik ini juga menggunakan alat penyambung mekanik yang berbeda dengan Fusion Splicer

2. Penggabungan Sambungan 

Metode penyambungan serat optik yang dapat memberikan hasil paling awet dan menimbulkan kemungkinan daya rugi yang paling rendah. Prinsip dalam penyambungan teknik ini dilakukan dengan menyolder ujung-ujung serat optik yang telah disesuaikan posisinya secara presisi. Penyambungan yang dihasilkan menggunakan teknik ini hanya menghasilkan attenuation atau redaman sebesar 0,05 db saja








INTERNET GETWAY

 A. INTERNET GATEWAY DAN PERMASALAHANNYA 1. Memahami Internet Gateway Dalam dunia teknik komputer dan jaringan, terdapat istilah gateway ata...